Kabinet SBY-Boediono Diisi 17 Menteri Parpol

JAKARTA - Pada kabinet SBY-Boediono akan ada 33 menteri yang menjadi pembantu presiden nanti. Meski baru akan tersusun setelah 1 Oktober mendatang, Presiden PKS Tifatul Sembiring mengungkapkan dari 33 posisi menteri tersebut 17 di antaranya di isi oleh orang yang berasal dari partai politik.

"Yang pernah disampaikan Pak SBY, dari 33 (menteri) 17 orang dari parpol, dan sisanya profesional," katanya usai menghadiri buka bersama dengan SBY-Boediono dan 24 partai mitra koalisinya di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (13/9/2009).

Dia menambahkan, orang yang berasal dari partai politik bukan berarti tidak profesional. Menurutnya, orang-orang dari parpol yang akan menghuni kabinet nanti pun orang profesional.

"Jangan menyangka yang dari parpol tidak profesional, kan dari parpol dikirim harus profesional. Saya juga ingin mengingatkan yang profesional selama ini juga enggak profesional-profesional amat kok, biasa-biasa aja. Maksudnya, keduanya harus profesional," tandasnya.

Pria kelahiran Bukittinggi 48 tahun lalu itu juga menegaskan, para menteri yang mengisi kabinet nanti haruslah profesional di birokrasi. "Harus profesional birokrasi, karena seorang menteri adalah pejabat politik," pungkasnya.

Dalam acara syukuran tersebut selain SBY nampak hadir Wakil Presiden terpilih Boediono, Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo, Sekjen Partai Demokrat Marzuki Ali, dan Ketua Timkamnas SBY-Boediono, Hatta Radjasa.

Dari 24 partai mitra koalisi Demokrat pemenangan SBY-Boediono, yang terlihat hadir dalam acara itu di antaranya Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PNBK Eros Djarot.